Kegiatan Jum’at Qalbu Pembicara Bupati Bojonegoro

Kegiatan Jum'at Qalbu Pembicara Bupati Bojonegoro

Jum’at, [5/1/2017] pagi pukul 06.00 wib bertempat di halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro telah dilaksanakan kegiatan Jum’at Qolbu dengan mendatangkan pembicara beliau adalah bapak Dr. H. Suyoto, M.Si (Bupati Bojonegoro). Kegiatan Jum’at Qolbu ini merupakan salah satu kegiatan rutinitas sekolah dalam kegiatan jum’at berkah. Adapun kegiatan jum’at berkah yang pelaksanaanya dilaksanakan setiap hari jum’at tertentu ini diantaranya ada jum’at bersih, jum’at qolbu, dan jum’at sehat. Dijelaskan oleh beliau ibu Kepala Sekolah (SMA Negeri 1 Bojonegoro) dalam sambutannya bahwasannya kegiatan jum’at sehat ini seluruh siswa melaksanakan aktivitas berolahraga, sedangkan kegiatan jum’at bersih ini seluruh siswa membersihkan kelas dan lingkunganya masing-masing, dan untuk kegiatan jum’at qolbu ini kegiatannya tidak hanya siraman rohani atau dialog dengan pemateri/pembicara, akan tetapi ada kegiatan makan pagi bersama-sama dengan membawa bekal sendiri-sendiri dari rumah, harapannya untuk menggugah kembali rasa kebersamaan.

Kang Yoto panggilan akrab Bupati Bojonegoro (Dr. H. Suyoto, M.Si) dalam kegiatan jum’at qolbu di SMA Negeri 1 Bojonegoro ini beliau selain memberikan motivasi kepada seluruh siswa/siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro yang hadir pada kegiatan jum’at qolbu ini juga berbagi akan pengalamannya tentang bagaimana cara mengelola hati supaya tetap semangat dan bahagia.

Disampaikan oleh beliau, kalau orang ingin bahagia harus memiliki 6 ketrampilan di hatinya, diantaranya :
1. Hati harus memiliki perasaan ridho (ridho atas semua yang diterima dalam hidup). Dengan hati ridho bisa membuat hidup jadi rileks dan semuanya akan bisa dilihat dengan jernih. Sikap ridho ini dijelaskannya dalam pepatah yang mengatakan “tidak semua yang kita benci itu jelek, dan tidak semua yang kita cintai itu baik untuk kita”. Beliau juga mengingatkan arti pentingnya komunikasi dalam keluarga. Dari keluarga yang memberikan kekuatan dan semangat. Keluarga sebagai tempat segala hal untuk mencurahkan kegundahan, dan tempat pulang yang terbaik
2. Syukur, melihat segala sesuatu dengan sudut pandang positif, dan jangan dilihat dengan sudut pandang negatif. Dengan dilatihnya persaaan syukur setiap harinya dalam diri, maka akan bisa mengubah banyak hal dalam perilaku diri.
3. Sabar merupakan kendaraanya orang beriman. Hakekat sabar disini adalah ketahanan untuk menerima yang terbaik dalam hidup. Beliau menyampaikan ‘jangan kaget jika mengalami tidak bisa kuliah karena ekonomi orang tua yang tiba – tiba jatuh atau bangkrut, semua ada masanya selama ada tekad maka akan mampu bangkit dari keterpurukan’
4. Ketangguhan (Mujahadah), Hidup adalah ‘so many dream in the future’. Jadi untuk menghadirkan atau mendatangkan masa depan dibutuhkan ketangguhan dalam diri. Ketangguhan menghadapai perubahan dan menghadapi situasi yang terjadi. “Change your question change your life”. Rubahlah pertanyaaanmu anda akan mengubah hidupmu. Jangan mengejar uang namun buatlah sebab yang membuat uang itu datang yakni dengan berprilaku menarik dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
5. Jagalah ikhlas dalam hidup ini (you are transforming from ego to eco). Rubahlah dari orientasi diri sendiri untuk orientasi orang lain. Pepatah bahasa china mengatakan kebenaran pasti ada yang mendengar, keindahan pasti ada yang melihat dan ketulusan pasti ada yang merasakan.
6. Hiduplah dengan penuh kasih sayang, mengasihi orang lain bukan meminta dikasihani oleh orang lain. Kalau ikhlas bisa membuat rendah hati, maka kasih sayang bisa membuat hidup bergairah.

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.